- FITK UIN Walisongo Online, Surabaya – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang melaksanakan rangkaian kegiatan akademik bertajuk Visiting Lecture di UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya pada Senin (2/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian penting dari rangkaian Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Tahun 2026 yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dan dosen pembimbing.
Acara yang dipusatkan di kampus UINSA ini diawali dengan prosesi pembukaan yang khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne UINSA. Agenda utama dalam pertemuan ini adalah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) baru antara FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya dan FTIK UIN Walisongo Semarang.
Ketua Prodi PGMI UIN Walisongo Semarang, Kristi Liani Purwanti, S.Si., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi antar-Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).
“Kebetulan masa berlaku PKS kita baru saja habis. Kehadiran kami di sini, selain untuk menjalin PKS baru sebagai payung hukum kolaborasi ke depan, juga untuk melaksanakan visiting lecture atau kuliah tamu. Sebagaimana tradisi akademik yang kita bangun sebelumnya, pertukaran pengajar ini diharapkan mampu memperkaya perspektif keilmuan baik bagi dosen maupun mahasiswa di kedua belah pihak,” ujar Kristi Liani.
Dalam sesi visiting lecture yang dilaksanakan secara simultan di lima lokasi berbeda, empat dosen pakar dari PGMI UIN Walisongo Semarang memaparkan materi-materi strategis bagi mahasiswa UINSA:
1. Achmad Mucahmad Kamil, M.Pd. mengulas topik “Literasi Sastra di SD/MI”.
2. Arief Darmawan, M.Pd. membedah “Pemanfaatan Teknologi dalam Pendidikan” guna menghadapi era digital.
3. Azizatur Rahma, M.A. menyampaikan materi mendalam mengenai “Sastra Anak”.
4. Citra Rizky Lestari, M.Pd. membawakan topik inovatif “Cerita Rakyat Nusantara sebagai Media Melawan Intoleransi di MI”.
Acara semakin meriah dengan penampilan tari tradisional yang dibawakan oleh mahasiswa PGMI UINSA sebagai bentuk pertukaran budaya selepas sesi doa dan pemberian cinderamata dilakukan.
Tak hanya mengirimkan pengajar, mahasiswa PGMI UIN Walisongo Semarang juga mendapatkan kesempatan berharga untuk menimba ilmu baru. Mereka menjadi peserta kuliah tamu dengan topik “Al-Quran Isyarat”. Materi ini disampaikan oleh Azizatur Rahmah, alumni berprestasi PGMI UINSA tahun 2025 yang kini mengabdikan diri sebagai Guru Pendamping Khusus (GPK) di salah satu SD Inklusif di Sidoarjo.
Sesi ini memberikan wawasan nyata bagi mahasiswa mengenai pendidikan inklusi dan bagaimana cara mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak berkebutuhan khusus, sejalan dengan visi kemanusiaan yang diusung oleh UIN Walisongo Semarang.
Seiring dengan peningkatan kualitas akademik melalui kolaborasi nasional, UIN Walisongo Semarang mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui jalur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun 2026. Saat ini, jalur SNBP dan SPAN-PTKIN sedang dalam tahap pendaftaran. Bagi calon mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman belajar lintas kampus dan pendampingan dari dosen-dosen pakar, informasi lengkap dapat diakses melalui portal resmi pmb.walisongo.ac.id atau akun Instagram @uinwalisongosemarang.
