Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo menggelar upacara Wisuda Doktor (S.3) Ke – 25, Magister (S.2) Ke – 49, Sarjana (S.1) Ke – 82, dan Diploma (D.3) ke – 30, secara daring dan luring di Auditorium II Kampus III UIN, Rabu, 17 November 2021. Pada hari ini, wisuda diikuti oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), serta Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK). Upacara wisuda secara daring disiarkan secara virtual melalui aplikasi zoom dan live streaming di laman Youtube UIN Walisongo. Sementara dalam upacara wisuda secara luring dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam prosesi wisuda fakultas, Dekan Fakultas Dakwah, Ilyas Supena yang mewakili para Dekan dalam sambutannya menghimbau agar para alumni mengedepankan karakter walisongo, sebagai ghirah utama dalam berdakwah di tengah masyarakat. Mendakwahkan agama dengan santun, ramah, serta mengedepankan kematangan moral, kematangan intelektual, dan kematangan spiritual yang menjadi ciri khas lulusan UIN Walisongo.

“Carilah rizki, bukan cari materi. Karena dalam rizki ada banyak indikator, yang semata-mata bukan hanya persoalan materi. Tetapi di dalamnya, ada dimensi illahi yang tersembunyi, sehingga rizki itu akan selalu bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat,” ungkapnya.

Pada periode ini, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Walisongo mewisuda 109 Mahasiswa, yang terdiri dari 40 mahasiswa S1 Pendidikan Agama Islam, 5 mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab, 11 mahasiswa S1 Manajemen Pendidikan Islam, 19 mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa Inggris, 8 mahasiswa S1 Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 11 mahasiswa S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6 mahasiswa S2 Pendidikan Agama Islam, serta 1 mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan Islam.

Sebelumnya, delapan mahasiswa lulusan terbaik dari masing-masing prodi telah mengikuti wisuda luring di tingkat universitas, pada tanggal 16 November 2021. Lulusan terbaik dari Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Alfin Nur Saadah, dengan IPK 3, 75. Lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Agama Islam, Nafa Alfaini Uspari, dengan IPK 3,85.  Lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Bahasa Arab, Nila Munana, dengan IPK 3,65.

Lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Yuliyanti Safitri, dengan IPK 3,77. Lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Risa Harisatulmillah, dengan IPK 3,86. Lulusan terbaik dari Prodi Pendidikan Anak Usia Dini, Zuhaida Nubaila Khamzawi Putri, dengan IPK 3,85. Lulusan Terbaik S2 Manajemen Pendidikan Islam, Lulusan Terbaik S2 Pendidikan Agama Islam, Sukarni, dengan IPK 3, 73.

Selain itu, prosesi wisuda luring juga dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan dan standar protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Wisudawati terbaik Prodi Pendidikan Agama Islam, Nafa Alfaini, mengatakan pelaksanaan wisuda di UIN Walisongo kali ini digelar secara berbeda akibat pandemi Covid-19. Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk turut berubah dengan mengadaptasi kebiasaan-kebiasaan baru.

“Kondisi ini memang tidak ideal dan juga tidak sesuai dengan harapan kami. Namun, ini tidak mengurangi makna dan penghargaan atas perjuangan yang telah kami lalui di kampus. Semoga, ini menjadi langkah awal bagi kami, para alumni untuk senantiasa mengaplikasikan paradigma unity of sciences di masyarakat” katanya.

(Evita)