Semarang, 13 Mei 2026 — Kegiatan Pisah Sambut Pengurus Dharma Wanita Persatuan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Walisongo Semarang berlangsung dengan khidmat, penuh kebersamaan, dan memuat pesan penting tentang keberlanjutan peran organisasi perempuan di lingkungan fakultas. Kegiatan ini menjadi momentum transisi kepengurusan dari periode 2024–2026 kepada periode 2026–2030, sekaligus ruang refleksi bersama mengenai kontribusi strategis perempuan dalam mendukung kemajuan FTIK UIN Walisongo.
Kegiatan pisah sambut ini menjadi momentum penting dalam proses pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga menegaskan keberlanjutan komitmen DWP FTIK dalam merawat solidaritas, membangun kebersamaan, serta memperkuat peran perempuan dalam ekosistem akademik. Pergantian pengurus adalah bagian dari proses menjaga keberlanjutan nilai, pengabdian, dan semangat kolektif untuk mendukung cita-cita besar UIN Walisongo.
Dalam sambutannya, Dekan FTIK UIN Walisongo, Prof. Abdul Rohman, M.Ag., menyampaikan bahwa upaya mewujudkan cita-cita UIN Walisongo, khususnya di lingkungan FTIK, merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan fakultas tidak hanya ditopang oleh kebijakan akademik dan tata kelola kelembagaan, tetapi juga oleh dukungan sosial, moral, dan kultural dari seluruh unsur keluarga besar fakultas, termasuk Dharma Wanita Persatuan.
Prof. Abdul Rohman menegaskan pentingnya peran perempuan dalam mendukung kelangsungan kinerja pegawai FTIK. Perempuan, dalam pandangannya, memiliki posisi yang sangat penting dalam menjaga harmoni keluarga, memperkuat semangat pengabdian, serta menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengutip ungkapan Arab, “Al-mar’atu ‘imādu al-bilād, fa in ṣaluḥat ṣaluḥa al-bilād, wa in fasadat fasada al-bilād,”
yang bermakna perempuan adalah tiang negara; apabila perempuan baik, maka baik pula negara, dan apabila perempuan rusak, maka rusak pula negara.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa perempuan memiliki peran mendasar dalam membangun peradaban, termasuk dalam konteks pendidikan tinggi. Di lingkungan FTIK, peran DWP tidak dapat dipisahkan dari upaya membangun suasana kelembagaan yang sehat, harmonis, dan berorientasi pada kemajuan bersama.
Dekan FTIK juga merujuk pada semangat Mars DWP yang menekankan pentingnya kesejahteraan anggota dan keluarganya. Menurutnya, kesejahteraan keluarga merupakan fondasi penting bagi lahirnya kinerja yang baik di lingkungan institusi. Ketika keluarga pegawai berada dalam kondisi harmonis, kuat, dan saling mendukung, maka energi positif tersebut akan berkontribusi terhadap kualitas pengabdian di fakultas.
Dalam konteks tantangan perguruan tinggi yang semakin kompetitif, Prof. Abdul Rohman menyampaikan bahwa FTIK dan UIN Walisongo perlu terus memperkuat citra kelembagaan. Tantangan seperti ketatnya persaingan antarperguruan tinggi dan kecenderungan penurunan penerimaan mahasiswa baru menjadi perhatian bersama. Menurutnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak dapat hanya diukur dari keterserapan lulusan dalam dunia kerja, tetapi juga dari kemampuan institusi membangun kepercayaan publik, reputasi akademik, dan citra positif di tengah masyarakat.
Karena itu, Dekan FTIK berharap DWP dapat berperan dalam mendukung image building fakultas dan universitas. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan-kegiatan yang memperkuat kekeluargaan, membangun komunikasi positif, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan wajah FTIK UIN Walisongo sebagai institusi yang humanis, religius, dan berorientasi pada kemaslahatan.
Sementara itu, Ketua DWP FTIK periode 2024–2026, Dr. Uswatun Marhamah Fatah Syukur, dalam sambutannya menyampaikan pesan penting tentang arti kebersamaan. Ia menekankan bahwa organisasi akan berjalan dengan baik apabila para anggotanya mampu merawat persatuan dan mengedepankan titik temu. Pesan yang ia sampaikan sederhana, tetapi memiliki makna mendalam: “Jangan mencari perbedaan, tetapi carilah persamaan.”
Pesan tersebut mencerminkan spirit kepengurusan DWP FTIK periode 2024–2026 yang berusaha membangun organisasi dengan pendekatan yang akrab, santai, dan inklusif. Kegiatan-kegiatan DWP dirancang agar seluruh anggota merasa nyaman, terlibat, dan memiliki ruang untuk saling mengenal. Melalui suasana yang tidak kaku, kekompakan dapat tumbuh secara alami dan menjadi kekuatan dalam menjalankan program organisasi.
Estafet kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Ketua DWP FTIK periode 2026–2030, Hj. Siti Muhtamiroh. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pengurus DWP FTIK periode 2024–2026 atas pengabdian, kerja sama, serta dedikasi yang telah diberikan selama masa kepengurusan. Ia menilai bahwa capaian dan kebersamaan yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya menjadi pijakan penting bagi kepengurusan baru.
Hj. Siti Muhtamiroh juga memohon keridhoan dan keikhlasan seluruh anggota serta pengurus sebelumnya untuk terus mendukung dan melanjutkan kerja sama dalam kepengurusan DWP FTIK periode 2026–2030. Baginya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai oleh satu orang atau satu kelompok saja, tetapi membutuhkan keterlibatan, kepercayaan, dan kebersamaan seluruh unsur yang ada di dalamnya.
Kegiatan Pisah Sambut Pengurus DWP FTIK ini memperlihatkan bahwa pergantian kepengurusan bukan akhir dari sebuah perjalanan, melainkan kelanjutan dari pengabdian yang telah dirintis bersama. Pengurus lama meninggalkan teladan tentang pentingnya kekompakan, sedangkan pengurus baru hadir dengan semangat melanjutkan amanah dan memperkuat kontribusi organisasi.
Melalui kegiatan ini, FTIK UIN Walisongo menegaskan bahwa pembangunan fakultas tidak hanya bergerak melalui ruang akademik, kebijakan kelembagaan, dan capaian administratif. Kemajuan fakultas juga tumbuh dari kekuatan relasi, ketahanan keluarga, solidaritas sosial, serta peran aktif perempuan dalam mendukung iklim kerja yang sehat dan produktif.
DWP FTIK diharapkan terus menjadi ruang penguatan kapasitas, kebersamaan, dan kontribusi sosial bagi para anggotanya. Dengan semangat persatuan, pengabdian, dan keberlanjutan, DWP FTIK UIN Walisongo berperan sebagai bagian penting dalam merawat citra fakultas, memperkuat harmoni kelembagaan, dan mendukung langkah strategis FTIK menuju masa depan yang unggul, berdaya saing, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
